Manusia akan terus menerus berkembang seiring dengan berjalannya waktu yang kemudian akan menginjak salah satu tahap kehidupan, yaitu middle age atau usia paruh baya. Masa paruh baya menurut masyarakat secara umum berada pada periode kehidupan antara usia 35 hingga 65 tahun. Berdasarkan beberapa penelitian, ditemukan bahwa masa paruh baya didefinisikan mencakup usia 40 hingga 59 tahun. Apabila tidak berpikir dalam jumlah (usia), maka usia paruh baya dapat diartikan sebagai masa kehidupan setelah masa dewasa muda namun sebelum dimulainya masa tua (Feldman, 2015 dalam Olson, dkk., 2019). Oleh karena rentang usia paruh baya sekitar 50 tahun, maka disebut juga usia setengah abad yang merupakan setengah dari 100 tahun (satu abad). Pada masa ini terjadinya fase transisi, dimana pria dan wanita meninggalkan ciri-ciri jasmani dan perilaku masa dewasanya untuk memasuki periode dalam kehidupan yang akan diliputi oleh ciri-ciri jasmani dan perilaku baru (Hurlock, 2004 dalam Akmalah, 2014). Fase ini juga merupakan masa krisis kehidupan yang dapat terjadi akibat adanya pola berbeda pada orang tua, dari semula dekat dan memperoleh kepuasan atas pengasuhan anak menjadi harus hidup sendiri tanpa kehadiran anak seperti sarang kosong (empty nest).